Yulinda Besari

Happy go lucky! :D

Tulisan : Hidup Dalam Rencana Allah

Pertama saya seorang muslim. Sebab itu saya percaya pada qada dan qadar.

Kalimat pertama tadi menjadi dasar atas seluruh hidup yang saya yakini. Dalam sebuah diskusi, ada tiga tipe pilihan hidup yang bisa dikenali. Pertama adalah hidup dalam rencana orang lain. Kedua adalah hidup dalam rencana…

Bullying

Hanya karena ada yang suka membuat puisi, bukan berarti dia galau. Hanya karena ada yang suka posting foto modis dan menunjukkan sedikit belahan…tahu lah ya, bukan berarti dia murahan. Hanya karena ada yang suka menulis soal agama, bukan berarti dia sok suci. Hanya karena orang lain tidak bisa melihatmu secara fisik, bukan berarti kau bisa berkata seenaknya. Mari belajar berdemokrasi, belajar mengerti bahwa tidak semua orang sepemikiran denganmu. Demokrasi juga membuatmu berhak berkata kasar dan mencaci, memang, tapi coba lakukan apa yang sekiranya kau rasa berkenan jika orang lain melakukannya padamu.

Fiersa Besari

Bullying

Hanya karena ada yang suka membuat puisi, bukan berarti dia galau. Hanya karena ada yang suka posting foto modis dan menunjukkan sedikit belahan…tahu lah ya, bukan berarti dia murahan. Hanya karena ada yang suka menulis soal agama, bukan berarti dia sok suci. Hanya karena orang lain tidak bisa melihatmu secara fisik, bukan berarti kau bisa berkata seenaknya. Mari belajar berdemokrasi, belajar mengerti bahwa tidak semua orang sepemikiran denganmu. Demokrasi juga membuatmu berhak berkata kasar dan mencaci, memang, tapi coba lakukan apa yang sekiranya kau rasa berkenan jika orang lain melakukannya padamu.

Fiersa Besari

MENGAPA HAWA TERCIPTA SAAT ADAM TERTIDUR??

nerisarvi:

Hawa diciptakan oleh Allah untuk
mendampingi Adam dan menjadi teman hidupnya menghilangkan rasa kesunyian dan melengkapi keperluan fitrahnya justeru mengembangkan keturunan.

Telah diceritakan oleh para Ulama, Hawa telah diciptakan ketika Adam sedang tidur.
Mengapa Hawa tercipta ketika Nabi Adam sedang tidur?
Lumrah sifat lelaki, jika disakiti mereka akan membenci. Namun, sebaliknya untuk wanita apabila mereka disakiti, maka bertambahlah sayang dan cintanya. Seandainya Hawa diciptakan ketika Adam sedar dan dikeluarkan dari sulbinya, maka akan sakitlah
Adam justeru membuatnya benci akan Hawa.

Allah s.w.t manjadikan Hawa dari tulang ru
suk sebelah kiri yang bengkok yang tugasnya menjaga jantung dan hati nurani (Qalbu). Adam sementara itu, diciptakan daripada tanah yang akan menjadikan mereka petani, tukang kayu, tukang besi dan tukang kayu. Wanita selalu berinteraksi dengan perasaan dan hati(Qalbu).

Wanita akan menjadi seorang ibu yang penuh kasih sayang, menjadi saudari yang penyayang, putri yang manja dan isteri yang menurut perintah.

Bagi seorang suami atau lelaki, adalah wajib untuk tidak meluruskan tulang yang bengkok itu (perempuan).

Maksudnya, seperti yang dikabarkan oleh Nabi Muhammad s.a.w, “Jika seseorang lelaki secara serta merta meluruskan yang bengkok tersebut, ia akan mematahkannya”. Bengkok yang dimaksudkan adalah perasaan seorang perempuan.

Maka lelaki janganlah merendahkan perasaan seorang perempuan. Mereka memang tercipta seperti itu. Apabila mereka menyatakan mereka bersedih walaupun tidak menitiskan air mata, tapi hati mereka sebenarnya sedang menangis.

Apabila mereka tidak menghiraukan kamu ketika mereka sedang bersedih setelah disakiti, berikan mereka masa untuk menenagkan diri sebelum pergi untuk meminta maaf.

Para wanita juga agaklah amat sulit untuk mencari titik benci daripada orang yang mereka amat sayangi.
Wanita/perempuan diciptakan untuk lelaki untuk saling melengkapi antara satu dengan yang lain. Jika ada manusia benar-benar bertolak belakang dengan lelaki jadi itulah wanita.

"Dibalik kesuksesan seseorang Lelaki, terdapat seorang wanita hebat dibelakangnya."

-Keluarga Sakinah

(via pitamerahjambu)

sukmawatiantya:

don’t analyze. there’s always one guy that’s perfect for you

sukmawatiantya:

don’t analyze. there’s always one guy that’s perfect for you

Tulisan : Cerita untuk Anak-Anak Kita

Kita tidak akan membuat cerita yang biasa-biasa untuk bekal hidup anak-anak kita nantinya bukan?

Cerita tentang masa muda yang berapi-api, semangat dan perjuangan. Bagaimana kita menghadapi kehidupan saat ini. Bagaimana dulu kita bertemu dengan pasangan kita yang menjadi ayah/ibunya kelak.

Tulisan : Isi Hati

Manusia tidak dibekali kemampuan membaca isi hati. Seandainya iya. Tidak banyak manusia yang bisa belajar memahami. Tidak pernah ada yang tahu isi hati. Dan aku bersyukur untuk semua itu.

Seandainya iya. Tentu kau akan tahu isi hatiku. Dan aku tidak ingin semua itu terjadi. Aku harus…

Tulisan : Tujuan Hidup

Kita tidak perlu sibuk bertengkar siapakah pasangan hidup kita. Dia akan datang dengan cara tersendiri. Tidak perlu sibuk bertengkar apakah masa depan kita baik atau buruk. Sepanjang kita mengusahakannya dengan baik, maka kebaikan selalu dimulai dengan hal-hal baik bukan?

Kita tidak perlu…

Tulisan : Surga yang Berpindah Tempat

Seringkali banyak tulisan yang berlalu dari mata kita. Tulisan yang menyebutkan bahwa surga seluas langit dan bumi. Akan sangat menyedihkan jika surga seluas itu, kita tidak memiliki tempat di sana. Atau kalimat kedua yang paling sering kita dengar dari kecil. Bahwa surga ada dibawah telapak…

Dan aku sedang tepesona pada seorang wanita

seorang wanita muda yang sedang memimpin sebuah pergerakan kemahasiswaan

Wanita yang menghabiskan waktu untuk membentuk budaya baik bagi linkungan sekitarnya

wanita yang mencintai seni dan budaya

wanita yang dekat dengan Tuhan dan Alam

wanita penuh aksi yang terus mengajak untuk bergerak

wanita yang bahkan belum pernah aku temui sebelumnya

.Nyoman Anjani. 

Aku sedang tergila-gila pada seorang pemuda

pemuda yang masih teguh pada idealisme ketika muda

pemuda yang tidak hanya bercita-cita untuk membesarkan perut dan mempertebal dompet pribadi

pemuda yang berusaha mengenali ibu pertiwinya

pemuda yang sedang berkeliling nusantara.

F.B

Hanya Isyarat

nacotayeshida:

Aku jatuh cinta pada seseorang yang hanya mampu aku gapai sebatas punggungnya saja.

Seseorang yang aku sanggup menikmati bayangnya dan tidak akan pernah bisa aku miliki.

Seseorang yang hadir bagai bintang jatuh. Sekelebat kemudian hilang. Sebelum tangan ini sanggup mengejar.

Seseorang yang hanya bisa aku kirimi isyarat, sehalus udara, langit, awan, atau hujan.

-RECTOVERSO

Guruh Sukarno Putra & Swara Mahardika

—Cinta Indonesia

beingindonesian:

Cinta Indonesia, Vina Panduwinata featuring Swara Mahardika

Cinta, cinta, cinta Indonesia
Negeri bagaikan permata
Persada bermandi cahaya (gemilang)
Oh tanah air beta nan elok rupawan
Inilah senandung pujaan

Cinta, cinta, cinta Indonesia
Laut nan membiru terbentang
Di langit bertaburan bintang (benderang)
Oh ibu pertiwiku nan elok rupawan
Inilah lagu persembahan

Ya Tuhan kudengar bisikmu
Di kesyahduan suara seruling kala malam yang hening
Menggugah jiwaku menyadarkanku senantiasa setia mengabdi berbakti
Dan aku pun berseru

Cinta, cinta, cinta Indonesia
Padamu beta t’lah menyatu
Padamu beta kan setia (membela)
Oh tanah tumpah darah nan suci mulia
Inilah janjiku padamu

beingindonesian:

Bagimu Negeri cipt. Kusbini


Padamu negeri kami berjanji
Padamu negeri kami berbakti
Padamu negeri kami mengabdi
Bagimu negeri jiwa raga kami 

Chrisye

—Zamrud Khatulistiwa

beingindonesian:

Zamrud Khatulistiwa, Chrisye

Aku bahagia hidup sejahtera di Khatulistiwa
Alam berseri-seri bunga beraneka
Mahligai rama-rama, bertajuk cahaya jingga
Surya di cakrawala

Slalu berseri alam indah permai di Khatulistiwa
Persada senyum tawa, hawa sejuk nyaman
Wajah pagi rupawan, burung berkicau ria
Bermandi embun surga

Syukur kehadirat Yang Maha Pencipta
Atas anugerah-Nya tanah nirmala

Bersuka cita insan di persada yang aman sentosa
Damai makmur merdeka di setiap masa
Bersyukurlah kita semua

Slalu berseri, alam indah permai di Indonesia
Negeri tali jiwa hawa sejuk nyaman
Wajah pagi rupawan, burung berkicau riang
Bermandi embun surga

Syukur kehadirat Yang Maha Kuasa
Atas anugerah-Nya tanah bijana

Bersuka cita insan di negara yang bebas merdeka
Rukun damai sentosa di setiap masa
Bersatulah kita semua

Aku bahagia, di Khatulistiwa
Aku bahagia, di Khatulistiwa